• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Buka Kegiatan Penyusunan dan Finalisasi Renstra FEBI, Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud Bilang Begini

Buka Kegiatan Penyusunan dan Finalisasi Renstra FEBI, Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud Bilang Begini

Keterangan Foto: Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud saat menyampaikan sambutan pembukaan kegiatan penyusunan Renstra FEBI IAIN Ternate.

 
TERNATE – Pelaksanaan kegiatan penyusunan dan finalisasi Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate periode 2026-2030 yang berlangsung di studio FEBI pada Sabtu (4/7/2026) pagi dibuka oleh Rektor Dr Adnan Mahmud, M.A. 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud, M.A menyampaikan bahwa kegiatan Renstra sangat penting untuk kepentingan lembaga, dia berharap penyusunan dan finalisasi Renstra FEBI dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh pihak fakultas. 

“Mudah-mudahan niat dan keiklasan dalam pelaksanaan kegiatan ini mendapat pahala dari Allah SWT,” ucapnya, Sabtu (4/7/2026). 

Adnan menilai, pimpinan FEBI bergerak lebih cepat dalam melakukan pembahasan Renstra di tingkat fakultas. Untuk itu, dia mengapresiasi langkah yang diambil Dekan dan para unsur pimpinan FEBI IAIN Ternate sertaberharap penyusunan Renstra nantinya memberi dampak positif terhadap kemajuan FEBI. 

“Jika tanpa perencanaan yang matang dan strategis, maka kita tidak akan memperoleh hasil atau capaian yang maksimal dalam pengembangan lembaga dan fakultas,” katanya. 

“Karena sesuatu yang kita lakukan secara mendadak tanpa mendesain yang matang, maka hasilnya juga tidak memuaskan. Apalagi capaian-capaian tertentu yang harus kita raih, maka membutuhkan strategi, dan perencanaan yang matang,” sambungnya. 

Adnan menambahkan, untuk menentukan skema prodi dalam meraih akreditasi Unggul harus dimulai dari Renstra, karena dari Renstra lah prodi dapat bergerak secara terarah. 

“Kalau kita ingin meraih akreditasi Unggul, jika kita tidak mendesain dari awal, maka kita sulit untuk mencapai apa yang kita inginkan,” ujarnya. 

“Alhamdulillah, FEBI mulai berbeda dari sisi akademik, dalam pelaksanaan penyusunan Renstra ini harus ada langkah penyesuaian dari Renstra Institut ke Fakultas yang memberi dampak terhadap program studi,” tambahnya. 

Adnan berharap, setelah Renstra FEBI periode 2026-2030 rampung, nantinya dapat diaplikasi secara baik agar memberi dampak strategis terhadap pengembangan FEBI. 

“Intinya Renstra itu bagaimana kita bisa menjabarkan dalam program kerja ke depan, saya kira ini menjadi penting supaya dalam pelaksanaan kegiatan lebih terukur,” tutup Adnan.