• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Hadiri kegiatan Penyusunan Renstra FEBI IAIN Ternate, Begini Harapan Branch Manager Bank Muamalat KC Ternate Akbar Sulaiman

Hadiri kegiatan Penyusunan Renstra FEBI IAIN Ternate, Begini Harapan Branch Manager Bank Muamalat KC Ternate Akbar Sulaiman

Keterangan Foto: Branch Manager Bank Muamalat KC Ternate Akbar Sulaiman saat melakukan foto bersama dengan Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud, M.A di sela-sela kegiatan penyusunan Renstra FEBI.

 
TERNATE -- Branch Manager Bank Muamalat KC Ternate, Maluku Utara, Akbar Sulaiman menghadiri kegiatan penyusuan Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate, Sabtu (4/7/2026). 

Dia mengatakan, kehadiran dirinya dalam kegiatan penyusunan Renstra FEBI dianggap sangat penting, lantaran bukan hanya sekadar menghadiri acara pembukaan, melainkan ikut terlibat memberi penguatan terkait poin-poin penting pada Draf Renstra FEBI. 

“Kegiatan seperti ini sangat penting, karena terkait pengembangan fakultas,” katanya. 

Dia mengharapkan dalam penyusunan Renstra, aspek-aspek penting terkait kualitas benar-benar menjadi perhatian serius, agar nantinya FEBI IAIN Ternate menghasilkan alumni yang siap pakai di dunia industri. 

“Tentunya kami sangat mengharapkan serapan alumni dari FEBI IAIN Ternate harusnya lebih banyak diterima oleh dunia industri terutama di lembaga perbankan dan lembaga keuangan non-bank,” ujarnya. 

Selain memberi pandangan soal Renstra, Akbar menilai nomenklatur prodi Perbankan Syariah (PBS) di FEBI IAIN Ternate sudah saatnya ditinjau kembali agar menghindari distorsi. 

“Jadi, mungkin ke depan nomenklatur prodi Perbankan dapat dipertimbangkan menjadi Prodi Perbankan dan Lembaga Keuangan Non-Bank. Karena, kalau hanya perbankan Syariah maka gradasinya lebih cenderung syariah,” katanya. 

Selain itu, satu hal yang mendapat perhatian dari mantan Branch Manager Bank Muamalat KC Gorontalo yang resmi bertugas di Bank Muamalat KC Ternate pada 2024 lalu itu, yakni soal pelaksanaan program praktik kerja lapangan (PKL). 

Menurut dia, idealnya pelaksanaan PKL harus dilaksanakan selama 3 bulan, agar mahasiswa dapat menyerap pengetahuan dan pengalaman secara maksimal untuk mendukung langkah mereka saat terjun di dunia kerja. 

Dia berharap ke depan, FEBI IAIN Ternate harus meningkatkan durasi waktu pelaksanaan PKL, agar mahasiswa yang diterjunkan di dunia industri dapat melaksanakan kegiatan PKL secara maksimal. 

“Kami berharap program PKL dijadikan program khusus, jadi bukan hanya berlangsung hanya 1 bulan, tapi minimal 3 bulan,” pintanya. 

Akbar mengungkapkan, sejak dirinya bertugas sebagai Branch Manager Bank Muamalat KC Ternate, dirinya telah menerima 3 alumni dari FEBI IAIN Ternate bekerja di Bank Muamalat Ternate. 

“Kita di bank punya harapan besar menerima alumni yang siap pakai, kita tidak lagi harus mengkader atau mengajar ulang,” katanya, mengakhiri. (*)