• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Kukuhkan Lulusan Semester Genap: Dekan FASYA IAIN Ternate Amanatkan Tanggung Jawab Moral dan Integritas di Ruang Publik

Kukuhkan Lulusan Semester Genap: Dekan FASYA IAIN Ternate Amanatkan Tanggung Jawab Moral dan Integritas di Ruang Publik

Keterangan Foto : Prosesi Pengukuhan Kelulusan Semester Genap Fakultas Syariah, Kamis, 5 Agustus 2026 di Gedung Kuliah Terpadu  IAIN Ternate


TERNATE — Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar prosesi pengukuhan kelulusan (baca : yudisium) bagi 56 mahasiswa pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Gedung Kuliah Terpadu B (lazim disebut Gedung Ma’ruf Amin) IAIN Ternate. Agenda resmi ini dihadiri oleh jajaran dekanat, dekan periode sebelumnya dan Ketua Alumni Fakultas Syariah. 

Momen tersebut mengukuhkan 23 lulusan prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), 12 lulusan prodi Hukum EKonomi Syariah (HES), 12  lulusan prodi Hukum Pidana Islam (HPI) dan 9 lulusan prodi Hukum Tata Negara (HTN). Diantaranya 4 orang ditetapkan sebagai lulusan terbaik di masing-masing prodi, yakni:. Khalisah Dayana Ahmad, pada Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syaksiyah),  Faslan M. Samsi, pada Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah),  Nur Aija Hi. Syuaib, pada Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah), dan Sahrul Muhamat, pada Program Studi Hukum Tatanegara (Siyasah Syar’iyyah). 

Dalam orasi akademiknya, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Marini Abdul Djalal, S.Ag.,M.H.I mengapresiasi mendalam tidak hanya kepada para lulusan atas resiliensi dalam menyelesaikan tanggung jawab akademisnya tetapi juga para tenaga pendidik dan kependidikan atas terhelatnya acara ini.

"Hari ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, tetesan keringat, dan doa-doa panjang yang dipanjatkan. Baik kelulusan tepat waktu maupun yang menyelesaikan studi sebelum batas maksimal tujuh tahun, keduanya memberikan kontribusi nyata bagi reputasi kelembagaan. Lulusan tepat waktu memperkuat indikator mutu akademik dan kualitas lulusan, sementara keberhasilan menyelesaikan studi sebelum batas drop-out menunjukkan komitmen untuk menuntaskan tanggung jawab moral kepada diri sendiri, orang tua, dan institusi," tambah Dekan 

Lebih lanjut, Dekan menggarisbawahi bahwa gelar sarjana bukan sekadar simbol kapabilitas intelektual yang tertera di belakang nama, melainkan manifestasi amanah etik. Alumni Fakultas Syariah dituntut menjadi garda terdepan penjaga moralitas, penegak keadilan, dan pembawa kedamaian di tengah realitas sosial.

Menghadapi era yang kian kompetitif dan dinamis, para lulusan dihimbau untuk memperkuat fleksibilitas kognitif melalui sikap adaptif, kreatif, dan inovatif tanpa meluruhkan integritas moral. Alumni juga diharapkan siap untuk mentransformasikan diri menjadi agents of change yang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pengukuhan ini bukanlah titik akhir dari pencarian ilmu, melainkan gerbang awal untuk mengimplementasikan kompetensi hukum Islam di ruang publik. Seluruh alumni diwajibkan untuk terus mengasah kapasitas diri serta menjaga marwah dan nama baik almamater IAIN Ternate di manapun berkiprah”, amanat Marini di akhir pidatonya.