Langsung ke konten
Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara [email protected]
IAIN Ternate Institut Agama Islam Negeri
Beranda Berita Dinamis dan Manis Di Akhir Agustus! Marato...
Dinamis dan Manis Di Akhir Agustus! Maraton 5 Kegiatan Pada Hari Puncak Dies Natalis IAIN Ternate

Dinamis dan Manis Di Akhir Agustus! Maraton 5 Kegiatan Pada Hari Puncak Dies Natalis IAIN Ternate

Keterangan Foto : Foto Bersama Usai Penyerahan Pakesang/ Tanda Mata dari Rektor IAIN Ternate kepada 3 Narasumber Diskusi Pemikiran Prof. NU di Auditorium IAIN Ternate, Senin (31/8/2026). Sumber Foto : Husna

 
TERNATE — Senin, 31 Agustus 2026, menjadi momentum bersejarah yang dinamis bagi sivitas akademika IAIN Ternate. Di hari lahir IAIN Ternate itu, diselenggarakan secara maraton 5 agenda lembaga yang memadukan secara manis acara: penguatan literasi keuangan, kuliah umum, bedah buku/ diskusi pemikiran tokoh nasional, pelantikan eselon III dan tasyakuran.

Rangkaian acara diawali dengan edukasi kebanksentralan dan literasi keuangan bersama narasumber Muhammad Hanif dari Bank Indonesia, dengan moderator Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Mubin Noho, S.Ag.,M.Ag. Dalam paparannya, Hanif menjelaskan mengenai stabilitas nilai rupiah, peran Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi, serta percepatan transformasi sistem pembayaran digital.

Selain literasi keuangan, Bank Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan tinggi di IAIN Ternate melalui program Beasiswa Bank Indonesia dan wadah penguatan kepemimpinan Generasi Baru Indonesia (GenBI) agar mahasiswa mampu menyelesaikan kuliah tanpa khawatir kendala biaya sekaligus menjadi agen literasi ekonomi masyarakat.

Agenda kedua, kuliah umum bertajuk "Berkhidmat dengan Ilmu, Mengabdi dengan Hati", menghadirkan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin Abdul Kadir, M.Si., dengan dipandu langsung oleh Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud, S.Ag.M.A. Di sambutannya, Rektor kembali menggalang dukungan pada ranah Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara untuk katalisasi finalisasi transformasi IAIN Ternate ke UIN Sultan Babullah yang tengah berproses di lintas kementerian pusat. 

"Peran pemerintah saat ini adalah sebagai pelayan publik, apapun itu permintaan dan tuntutan dari masyarakat akan diakomodir, dipelajari dan akan dijadikan masukkan, termasuk apa yang disampaikan oleh Rektor tadi, Kami akan tidaklanjuti", respon Sekda Pemprov di ujung kuliah umumnya. 

Atmosfer akademik terasa semakin menguat pada forum ketiga melalui Bedah Buku Pemikiran Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dipandu oleh Dr. Agus Salim Bujang, M.A., diskusi hasil kerja sama dengan FKUB ini menghadirkan tiga pembedah bernas lintas disiplin. 

Sebagai pembicara pertama, Dr. Herman Oesman, S.Sos,M.Si, akademisi sosiologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, mengulas buku “Artikel dan Opini Pilihan.” Beberapa poin penting karya Nasaruddin Umar yang saya rekomendasikan untuk dikembangkan oleh  IAIN Ternate. Pertama, tulisan tentang tafsir modern dalam beragama terutama soal pluralisme, dan toleransi ini penting untuk dikembangkan oleh teman-teman IAIN Ternate, karena ini berkaitan dengan bagaimana pluralisme dan toleransi hari ini tidak hanya dipahami sebagai sikap keagamaan tetapi juga merupakan pondasi kehidupan berbangsa”, 

“Kedua, tulisan mengenai agama dan kemanusiaan, Prof NU berulang kali menegaskan agama tidak boleh menjadi sumber konflik, melainkan menjadi inspirasi bagi penghormatan terhadap martabat manusia. Ketiga, tulisan membahas ekoteologi dan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Dan keempat, tulisan tentang pendidikan karakter dan moral bangsa,” ungkap Bang Her.

Berikutnya, Guru Besar Fiqih Siyasah IAIN Ternate, Prof. Dr. Jubair Situmorang, S.Ag.,M.Ag membedah makna teks Buku “Pikiran yang Memurnikan” dan menyentil keunikan pemikiran Nasaruddin Umar yang terintegrasi secara nyata dalam setiap kebijakannya sebagai Menteri Agama. 

Jubair menjabarkan bahwa Maluku Kie Raha adalah ruang nyata bagi perpaduan nilai agama, kearifan lokal, dan kebangsaan. Namun, penerapan gagasan "pikiran yang memurnikan" di masyarakat kepulauan masih perlu diuji. Persoalan nyata seperti eksploitasi lingkungan, bias gender, kemiskinan, dan ketimpangan pendidikan masih marak terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pemikiran kita belum benar-benar murni, sedangkan inti dari agama adalah membawa kemaslahatan bagi sesama. Oleh karena itu, UIN Sultan Baabullah dinilai sebagai lembaga yang paling tepat untuk mengawal dan mewujudkan proses pemurnian pemikiran tersebut.

Di termin terakhir, Guru Besar Antropolinguistik Universitas Khairun, Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S membedah buku “Simpul Pemikiran” melalui pendekatan linguistik dan intertekstualitas, menyimpulkan tiga simpang bukan sebagai titik pisah tetapi menjadi titik  jumpa utama: gender, kurikulum cinta, dan ekoteologi. 

Di hari yang sama, beralih dari Auditorium ke Lantai II Gedung Rektorat, Rektor IAIN Ternate resmi melantik pejabat Eselon III. “Rotasi ini dilakukan murni memenuhi aturan kepegawaian dan sebagai langkah penyegaran organisasi agar pejabat tidak mengalami kejenuhan. Yang utama adalah untuk efektifitas dan kepentingan lembaga, karena dengan pergantian baru ini kita akan fokus gaspol untuk UIN Sultan Babullah, bukan atas asas like or dislike ”, jelas Adnan.

Sebagai pamungkas rangkaian acara puncak Dies Natalis IAIN Ternate diisi dengan tasyakuran di Laboratorium Spiritual IAIN Ternate.  Kegiatan diawali dengan salat Asar berjamaah, tahlilah dan doa bersama serta tausyiah bertema syukur yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Amri, M.Th.I. 

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara—mulai dari edukasi kebanksentralan pada pagi hari hingga tasyakuran di sore hari—merupakan wujud rasa syukur sivitas akademika IAIN Ternate. Momentum ini menjadi istimewa karena memperingati tiga peristiwa penting sekaligus di bulan Agustus: HUT Kemerdekaan RI ke-81, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Dies Natalis IAIN Ternate ke-60.

“Dengan menjaga rasa syukur dan mengimplementasikannya melalui kinerja dan tanggung jawab, diharapkan seluruh sivitas akademika terhindar dari kufur nikmat dan semoga nikmat ditambahkan dengan kemampuan dan kemudahan yang mengiringi langkah  IAIN Ternate menjadi UIN Sultan Babullah”

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengingatkan pesan Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7 tentang pentingnya rasa syukur.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."

 

 

Bagikan Artikel