Berita

Hari Terakhir PKM Internasional di Malaysia, Tim PKM FEBI IAIN Ternate Edukasi Mahasiswa UiTM Malaysia dan Anak Pekerja Migran Indonesia

Jumat, 6 November 2026 Hilman Idrus 263 kali dilihat
Hari Terakhir PKM Internasional di Malaysia, Tim PKM FEBI IAIN Ternate Edukasi Mahasiswa UiTM Malaysia dan Anak Pekerja Migran Indonesia



Keterangan Foto: Kolase Foto kegiatan  edukasi dan literasi keuangan syariah untuk mahasiswa, anak imigran, dan diaspora di  Sanggar Bimbingan (SB) Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) Kuala Lumpur, Malaysia.


 
Kuala Lumpur, Malaysia — Setelah menggelar International Benchmarking dan mengikuti kegiatan Visit Lecture and International Conference di Gedung Tun Abdul Razak, di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Selasa, 3 November 2026. 

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate, Maluku Utara, menutup rangkaian pelaksanaan PKM Internasional di Malaysia dengan menggelar kegiatan edukasi dan literasi keuangan syariah untuk mahasiswa, anak imigran, dan diaspora di Kuala Lumpur. 

Dekan FEBI IAIN Ternate, Dr. Abd. Rauf Wajo, SHI, M.Ag mengatakan untuk mahasiswa, pihaknya memutuskan bertandang ke Unit Keusahawanan Pelajar UiTM Cawangan Negeri Sembilan untuk mengedukasi mahasiswa soal keuangan Islam, perbankan syariah, dan bisnis syariah. 

“Pertukaran pengetahuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran bersama mengenai bagaimana perguruan tinggi mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik bisnis, serta mengintegrasikan nilai-nilai etika dan prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi,” ujar Abd Rauf via pesan WhatsApp, Jum’at (6/11/2026). 

Dia menuturkan, kegiatan edukasi untuk mahasiswa UiTM Malaysia mendapat respon positif dari presiden Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah (APSKPS) Prof. Dr. Syaiful Bakhri, S.Pd.I., M.M lantaran kegiatan yang dilaksanakan Tim PKM FEBI IAIN Ternate sepanjang berada di Malaysia dinilai memberi beragam manfaat untuk program studi dan lembaga. 

Untuk itu, kata dia, pihak APSKPS mengharapkan momentum pelaksanaan PKM di Malaysia dapat memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas akademik, memperluas pengakuan dosen dan mahasiswa, serta memperkuat daya saing dan akreditasi program studi. 

Setelah mengedukasi mahasiswa, lanjut dia, pihaknya menggelar kegiatan edukasi dan literasi keuangan syariah untuk anak-anak para tenaga kerja migran, dan diaspora yang terhimpun dalam Sanggar Bimbingan (SB) Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) Kuala Lumpur. 

Untuk kegiatan edukasi, lanjut dia, merupakan salah satu program PKM Internasional yang menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi Islam dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi pada level internasional, sekaligus memperkuat jejaring akademik dan pengabdian lintas negara. 

“Jadi selain edukasi dan literasi keuangan syariah untuk mahasiswa Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, kami juga menggelar kegiatan yang sama untuk anak-anak imigran dan diaspora,” 

Abd Rauf bilang, dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan edukasi mengenai Indonesia, wawasan kebangsaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Sehingga, anak-anak diperkenalkan kembali dengan identitas Indonesia, termasuk mata uang rupiah, serta pemahaman sederhana mengenai nilai tukar rupiah dan mata uang Ringgit Malaysia. 

Pihaknya berharap kegiatan edukasi yang dilaksanakan di SB Yakesma Kuala Lumpur dapat memperkuat pengetahuan anak-anak tentang negara Indonesia, meskipun saat ini menetap dan menempuh pendidikan di luar negeri. 

“Kami memberikan edukasi literasi keuangan syariah bagi anak-anak melalui materi “Celengan Impianku: Pintar Menabung secara Islami” yang disampaikan dosen Program Studi Akuntansi Syariah IAIN Ternate Muh. Sajjaj Sudirman,” terangnya. 

Abd Rauf mengungkapkan, materi edukasi yang disampaikan yakni, mengajarkan soal pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan hidup hemat, menabung untuk meraih cita-cita, serta membangun kepedulian sosial melalui kebiasaan berbagi dan bersedekah. 

Menurut dia, anak-anak merespon baik kegiatan edukasi, lantaran pihaknya melakukan pendekatan  edukatif dan interaktif melalui permainan, kuis, serta simulasi pembagian uang saku untuk belanja, menabung, dan berbagi, anak-anak dan diperkenalkan pada prinsip pengelolaan keuangan yang bijak berdasarkan nilai-nilai Islam. 

“Secara bergantian kami mengdukasi mereka soal literasi keuangan syariah,” ucapnya. 

Mantan Wakil Dekan Fakultas Syariah IAIN Ternate itu menambahkan, kegiatan PkM Internasional ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan keilmuan dan identitas akademik FEBI IAIN Ternate kepada masyarakat internasional, tetapi juga merupakan ruang pembelajaran dan penguatan jejaring kelembagaan. 

Sehingga, kegiatan pengabdian di luar negeri harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sasaran; baik melalui edukasi, pendampingan, pertukaran pengetahuan, maupun penguatan kapasitas ekonomi. 

“Melalui kegiatan di YAKESMA, komunitas diaspora, dan UiTM, FEBI IAIN Ternate berupaya menunjukkan bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak dibatasi oleh wilayah geografis, tetapi dapat menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri serta membangun kemitraan dengan institusi pendidikan internasional,” ujarnya. 

Pihaknya berharap, berharap kerja sama yang telah dibangun bersama UiTM Malaysia dapat ditindaklanjuti dalam program-program konkret, baik dalam bidang pendidikan dan pembelajaran, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, maupun pengabdian kepada masyarakat. 

“Dengan demikian, internasionalisasi tidak berhenti pada kegiatan kunjungan dan seremoni kerja sama, tetapi berlanjut menjadi kolaborasi akademik yang berkelanjutan,” tandasnya. 
Bagikan berita

Pendaftaran mahasiswa baru dibuka setiap tahun.

Daftar Sekarang