Hadir di Malam Kenal Sambut Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Rektor IAIN Ternate Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan Maluku Utara
TERNATE — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menghadiri acara Ramah Tamah dan Kenal Sambut Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Gamalama Ballroom, Hotel Bella Ternate, Kamis (29/10/2026).
Suasana acara penuh kehangatan dan keakraban, serta diwarnai semangat kebersamaan antara para tamu undangan. Agenda strategis ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda), pimpinan sektor perbankan, para rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi, para Sultan se-Maluku Utara, serta para tamu undangan lainnya.
Kehadiran Rektor IAIN Ternate di tengah kehangatan silaturahmi tersebut menjadi wujud nyata dukungan penuh serta sinergisitas perguruan tinggi keagamaan Islam negeri Ternate bersama Pemprov dan jajaran TNI dalam mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan di bumi Moloku Kie Raha.
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas terbentuknya Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha secara mandiri pada tahun 2026. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, ia mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Prof. Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., beserta istri.
"Maluku Utara terdiri dari berbagai kabupaten dan kota yang terus berkembang. Salah satunya Kabupaten Halmahera Tengah yang kini tumbuh menjadi kawasan metropolitan berkat potensi pertambangan sebagai rahmatan lil 'alamin, yang mampu mengangkat derajat dan roda perekonomian masyarakat Maluku Utara," ujar Wakil Gubernur.
Ia juga mengapresiasi kontribusi nyata TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dinilai efektif membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di daerah, khususnya Maluku Utara.
Ia juga mengapresiasi kontribusi nyata TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dinilai efektif membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di daerah, khususnya Maluku Utara.
Suasana ballroom kian mencair dan santai saat Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Assoc. Prof. Dr. Nefra Firdaus, S.E., MM., memperkenalkan sang istri yang berasal dari Jawa Tengah, serta secara bersahaja menceritakan pengalamannya mengelilingi wilayah Maluku Utara. Beliau mengungkapkan telah menginjakkan kaki di hampir seluruh kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Pulau Taliabu.
Mengulas kehadiran Kodam baru, Pangdam menegaskan dampak positifnya terhadap rekrutmen prajurit TNI. Jika sebelumnya calon prajurit harus menumpang seleksi ke Ambon sehingga kuota terbatas, kini dengan hadirnya Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, alokasi rekrutmen dapat dikelola 100 persen secara mandiri.
Pangdam juga menyampaikan terkait kelonggaran persyaratan penerimaan prajurit. Batas usia maksimal kini diperpanjang dari 22 tahun menjadi 26 tahun, sedangkan syarat tinggi badan minimal disesuaikan dari 160 cm menjadi 158 cm.
"Kami berharap seluruh pimpinan daerah di Maluku Utara dapat mempersiapkan pemuda-pemuda terbaiknya untuk mengambil bagian dalam peluang besar ini. Kami tidak bisa bekerja sendiri, mari kita perkuat kolaborasi untuk bersama-sama membangun Maluku Utara," tegas Mayjen TNI Nefra Firdaus penuh optimisme, yang disambut tepuk tangan hangat dari seluruh undangan.
Kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha menjadi benteng baru bagi stabilitas dan sinergi lintas sektor di Maluku Utara. Momentum ini kian lengkap dengan komitmen IAIN Ternate IAIN Ternate siap mengambil peran sentral dalam mencetak SDM unggul, memperkokoh pendidikan karakter, dan melahirkan riset transformatif demi mengawal percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.