Keterangan Foto : Foto Bersama Dekan Fasya IAIN Ternate dan Jajaran, Ketua Senat IAIN Ternate, Akademisi dan Tendik Fasya serta Peserta P3S setelah Acara Pembukaan Pembekalan P3S Di Laboratorium Fasya Pada Kamis (24/9/2026). Sumber Foto : Umi Kalsum
TERNATE — Fakultas Syariah (Fasya) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate resmi menggelar kegiatan Pembekalan Pendidikan Profesi Syari’ah (P3S) selama dua hari, Kamis s.d. Jumat (24-25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Fakultas Syariah IAIN Ternate ini mengusung tema "Mewujudkan Generasi Profesional Syari’ah yang Adaptif, Kreatif, Kompetitif, Berdampak, dan Berintegritas". Pembekalan ini merupakan tahap awal sebelum para mahasiswa menerjunkan diri ke lokasi praktikum selama 60 hari, terhitung mulai 28 September s.d. 27 November 2026.
Tujuan utama dari pembekalan ini adalah memberikan wawasan dan kesiapan substantif bagi peserta sebelum diterjunkan ke lapangan. Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan para narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Kepolisian, Pengadilan Agama, Ombudsman, dan Kantor Urusan Agama (KUA).
Sebanyak 46 mahasiswa berpartisipasi dalam program ini, dengan rincian:
- Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) sebanyak 14 mahasiswa
- Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) sebanyak 7 mahasiswa
- Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) sebanyak 11 mahasiswa
- Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) sebanyak 14 mahasiswa
Ketua Senat IAIN Ternate, Prof. Jubair Situmorang, M.Ag., turut hadir dalam pembukaan acara yang secara resmi dibuka oleh Dekan didampingi jajaran pimpinan Fakultas Syariah.
Dalam arahannya pada sambutan pembukaan, Dekan Fakultas Syariah Dr. Marini Abdul Djalal, S.Ag., M.H.I. menegaskan bahwa P3S bukan sekadar rutinitas akademik tahunan atau syarat formal penuntasan studi semata. Lebih dari itu, P3S dirancang sebagai instrumen dialektika yang menghubungkan doktrin keilmuan syariah dan hukum di ruang perkuliahan dengan realitas dinamika penerapannya pada lembaga peradilan maupun instansi hukum formal
Dekan Fasya mengamanatkan tiga pesan kunci kepada seluruh mahasiswa peserta pembekalan:
1. Menjaga Integritas dan Almamater: Peserta diimbau untuk selalu menjunjung tinggi akhlakul karimah, menjaga integritas, serta merawat nama baik almamater Fakultas Syariah IAIN Ternate selama bertugas di lokasi masing-masing.
2. Menyerap Ilmu Praktis: Mahasiswa diminta memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para praktisi senior. Dekan mengingatkan bahwa teori tanpa praktik adalah mandul, sedangkan praktik tanpa teori adalah buta.
3. Peningkatan Kapasitas Teknologi dan Komunikasi: Peserta dituntut untuk luwes dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital yang kini bergerak cepat di dunia hukum, serta terus mengasah kemampuan komunikasi secara efektif.
Melalui program 60 hari ini, Fakultas Syariah IAIN Ternate berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai tata hukum Islam dan nasional secara teoritis, tetapi juga siap bersaing, beradaptasi dengan dinamika modernisasi peradilan, serta memegang teguh etika profesi di dunia kerja.