Langsung ke konten
Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara [email protected]
IAIN Ternate Institut Agama Islam Negeri
Beranda Berita Apresiasi Setinggi-tingginya Kegiatan Sang...
Apresiasi Setinggi-tingginya Kegiatan Sanggar Marimoi, Warek III IAIN Ternate: Seni dan Budaya Adalah Identitas Mahasiswa

Apresiasi Setinggi-tingginya Kegiatan Sanggar Marimoi, Warek III IAIN Ternate: Seni dan Budaya Adalah Identitas Mahasiswa

Keterangan Foto: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Fatum Abubakar, S,Ag., M.Ag saat menyampaikan sambutan pada acara Pengenalan Kesenian dan Kebudayaan ke-8  Sanggar Marimoi Seni dan Budaya IAIN Ternate pada hari Kamis (24/9/2026) di Auditorium IAIN Ternate.
Sumber Foto: Sanggar Marimoi Seni dan Budaya IAIN Ternate


Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Ternate, Dr.  Fatum Abubakar,  S.Ag., M.Ag., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Pengenalan Kesenian dan Kebudayaan (PKK) yang digagas oleh Sanggar Marimoi Seni dan Budaya. Kegiatan ini mengusung tema "Dari Budaya Kita Tumbuh, Bersama Kita Berkarya"  berlangsung khidmat di Auditorium IAIN Ternate, Kamis (24/9/2026). 
 
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kabag Umum dan Layanan Akademik, Fadiyah Albaar, S.Ag, Kasubbag Layanan Akademik, Yunan W. Jabid, S.E., Pembina II Sanggar Marimoi, Husna,  Pengurus dan Alumni Sanggar Marimoi, perwakilan UKM, SEMA, dan DEMA di lingkungan IAIN Ternate, serta calon anggota Sanggar Marimoi IAIN Ternate. 
 
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi, Dr. Fatum Abubakar mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap semangat pengurus Sanggar Marimoi. Ia menegaskan bahwa seni dan budaya bukan sekadar tontonan atau hiburan semata, melainkan fondasi penting pembentuk karakter mahasiswa. 

 "Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiatif luar biasa ini. Kebudayaan yang kita pelajari dan tampilkan bukan hanya sekadar olah seni seperti menari atau bernyanyi, tetapi merupakan cerminan identitas kita di tengah arus modernisasi. Sebagai mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam, karakter dan kebudayaan kita harus tetap mengakar pada nilai-nilai keislaman serta kearifan lokal," ujar Fatum Abubakar. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama menyampaikan tiga poin penting bagi para mahasiswa dan pengurus organisasi:
1. Penguatan Identitas Keislaman dan Kebudayaan di Tengah Globalisasi:
 Mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan implementasi kebudayaan yang mengakar kuat pada identitas keislaman dan kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus modernisasi. Seni dan budaya harus dijadikan cerminan perilaku serta akhlak sehari-hari. 

 2. Pengembangan Soft Skill dan Manajemen Waktu:
 Wadah organisasi seperti Sanggar Marimoi harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengasah soft skill dan potensi diri. Mahasiswa diizinkan aktif di lebih dari satu organisasi selama mampu membagi waktu secara bijak tanpa mengabaikan tugas utama akademis. 
 
3. Peningkatan Prestasi Ilmiah Berbasis Tradisi dan Kebudayaan Lokal:
 Mahasiswa didorong untuk menjadi agent of change yang tidak hanya aktif di bidang seni pertunjukan, tetapi juga mampu menuangkan gagasan dan kearifan lokal ke dalam karya tulis ilmiah serta ajang kompetisi nasional maupun internasional seperti OASE yang akan dilaksanakan pada bulan November 2026 nanti. 
 
Acara pembukaan diakhiri dengan pementasan seni yang memukau dari anggota sanggar, meliputi pembacaan puisi, pidato , hingga penampilan tari tradisional Maluku Utara. 
 
Kegiatan pengenalan kesenian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 24 hingga 27 September 2026, yang dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu pembukaan di Kampus IAIN Ternate dan kawasan Tobololo untuk acara penutupan. 
Bagikan Artikel